Implementasi Virtual Tour Moola Sebagai Media EdukasiDan Promosi Digital di Mall Oleh-Oleh Lamongan
Keywords:
virtual tour, promosi digital, edukasi, pengabdian masyarakatAbstract
Perkembangan teknologi informasi pada era industri 4.0 telah mendorong perubahan dalam cara masyarakat mengakses informasi serta melakukan kegiatan promosi secara digital. Mall Oleh-Oleh Lamongan (MOOLA) sebagai pusat promosi produk lokal masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan media digital yang interaktif, sehingga jangkauan informasi menjadi kurang optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Virtual Tour MOOLA sebagai media edukasi dan promosi digital yang mampu memberikan pengalaman eksplorasi secara interaktif. Metode yang digunakan mengacu pada pendekatan design thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test, yang diawali dengan identifikasi kebutuhan pengguna hingga evaluasi sistem. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem virtual tour mampu meningkatkan pemahaman pengguna terhadap informasi produk serta lingkungan MOOLA secara lebih menarik dan informatif. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap 30 responden, sebesar 87% pengguna menyatakan sistem mudah digunakan dan 91% menilai tampilan sistem menarik. Selain itu, rata-rata tingkat kepuasan pengguna mencapai kategori puas, yang menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat usability yang baik. Dengan demikian, Virtual Tour MOOLA dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung digitalisasi promosi dan edukasi berbasis teknologi serta meningkatkan daya tarik produk lokal secara lebih luas.
References
1. Brown T. Design Thinking. Harvard Business Review. 2008.
2. Norman D. The Design of Everyday Things. New York: Basic Books; 2013.
3. Liedtka J, Ogilvie T. Designing for Growth: A Design Thinking Tool Kit for Managers. New York: Columbia University Press; 2011.
4. Haryanto R, Setiawan A. Implementasi virtual tour 360° sebagai media promosi interaktif pada destinasi wisata lokal. J Teknologi dan Sistem Informasi. 2021;7(2):112–120.
5. Sutabri T. Analisis sistem informasi. Yogyakarta: Andi; 2012.
6. Alamsyah F, Hidayat R, Rahayu S. Implementasi metode PIECES untuk evaluasi sistem informasi. J Teknologi Informasi. 2023;10(2):95–103.
7. Sari HN, Utami LP. Penerapan sistem informasi berbasis digital dalam pengabdian masyarakat. J Pengabdian Masyarakat. 2024;7(1):45–52.
8. Wijaya B, Santoso A. Virtual tour berbasis 360° sebagai media promosi produk lokal: studi kasus sentra kerajinan. J Informatika dan Komputer. 2022;15(1):55–63.
9. Nielsen J, Landauer TK. A mathematical model of the finding of usability problems. Proc ACM INTERCHI. 1993;206–213.
10. Susanto A, Wijaya H. Pemanfaatan teknologi digital dalam promosi UMKM. J Sistem Informasi. 2022;12(2):45–52.
11. Pratama I, Nugroho Y. Implementasi virtual tour sebagai media promosi interaktif. Proc Int Conf Information Technology. 2023;210–215.
12. Kurniawan D, Putri R. Analisis user experience pada aplikasi berbasis virtual. J Teknologi Informasi. 2021;8(1):30–38.
13. Rahman F, Hidayat T. Pengembangan aplikasi berbasis unity untuk media edukasi. J Informatika. 2022;9(3):120–128.
14. Siregar M, Lubis A. Evaluasi sistem informasi menggunakan metode PIECES. J Sistem Informasi. 2020;6(2):90–98.
15. Wahyudi A, Prasetyo B. Digitalisasi promosi produk lokal berbasis teknologi. J Pengabdian Masyarakat. 2023;5(1):15–22.

